10. Insiden Palomares

Insiden Palomares terjadi pada tanggal 17 Januari, 1966 pada di ketinggian 9.450 meter saat pesawat B-52 bermaksud melakukan pengisian bahan bakar dengan pesawat tanker KC-135. Saat pengisian, kedua pesawat bertabrakan dan berakhir dengan ledakan besar. Semua awak tewas. Dari empat bom hidrogen yang dibawa B-52, tiga ditemukan dalam waktu 24 jam sejak kecelakaan. Satu dalam keadaan utuh, sedangkan dua lainnya meledak dan mengontaminasi daerah seluas 2 kilometer persegi di sekitar Almeria. Satu bom hidrogen yang tersisa baru bisa ditemukan setelah 2,5 bulan melakukan pencarian dalam keadaan utuh. Bom itu ditemukan di kedalaman 910 meter di Laut Mediterania dan diangkat ke permukaan pada 7 April 1966.
9. Tumpahan minyak di teluk Meksiko

Sebuah kebocoran diperkirakan 1.000 barel minyak per hari ke teluk Meksiko setelah ledakan dan api menghancurkan sebuah rig minyak BP pada tanggal 21 April 2010. Tumpahan minyak mengancam ekosistem pesisir Louisiana. Para ahli mengatakan tumpahan bisa sama besar, dan berpotensi merusak, seperti bencana Exxon-Valdez.
8. Tumpukan Sampah Plastik Pasifik
Kumpulan sampah plastik mengambang pernah terjadi di tengah Samudera Pasifik Utara yang diperkirakan untuk menutupi area seluas negara bagian Texas. Tapi ukuran yang tepat tidak diketahui.

7. Tragedi Pantai Times

Pantai Times, Missouri, benar-benar diungsikan awal tahun 1983 setelah jalan disemprot dengan campuran minyak yang dibuat dalam sebuah pabrik yang pernah memproduksi Agen Oranye selama Perang Vietnam. Pengeringan dan debu dari permukaan jalan mengakibatkan paparan dioxin sipil terbesar di Amerika Serikat.
6. Laut Aral

Laut Aral mulai mengering pada akhir tahun 1960 setelah Pemerintah Soviet mengalihkan aliran sungai yang mengarah ke laut menuju padang gurun untuk mengairi lahan kapas. Masyarakat di sekitar laut bekas sekarang perjuangan dengan airtanah kecil dan menderita masalah pernapasan dari partikel-partikel debu di udara.
5. Bencana Bhopal

Bencana Bhopal terjadi pada tahun 1984 dekat kota Madhya Pradesh India, ketika sebuah pabrik pestisida merilis sejumlah besar gas beracun yang menewaskan lebih dari sekitar 30.000 orang di daerah sekitarnya. Hal ini melaporkan bahwa India masih sekarat dari pemaparan 25 tahun kemudian.
4. Teluk Persia

Tumpahan minyak terbesar di dunia terjadi selama Perang Teluk pada tahun 1991 ketika Saddam Hussein dengan sengaja memompa 240000000-460000000 galon ke Teluk Persia.
3. Terusan Love

Terusan Love adalah sebuah lingkungan di Niagara Falls, New York, yang menjadi subyek kontroversi setelah ditemukan bahwa masyarakat dibangun diatas area yang awalnya lokasi sebuah kanal ditinggalkan yang menjadi tempat pembuangan untuk 22.000 ton limbah kimia beracun diproduksi oleh Hooker Kimia dan Plastik Corporation di tahun 1940-an dan 50-an.
2. Exxon Valdez

Kapal tanker Exxon-Valdez kandas pada Maret 1989, menumpahkan 11 juta galon minyak mentah ke Prince William Sound off Alaska. Kerugian yang diderita pada saat itu mencapai 2.5 milliar dollar.
1. Chernobyl, Ukraina
Sebuah ledakan di pembangkit listrik tenaga nuklir Chernobyl yang mengirim awan partikel radioaktif ke udara menciptakan area dievakuasi 1.100 mil persegi menjadi zona mati nuklir di Chernobyl, Ukraina pada tahun 1986. Hampir 50% dari wilayah ukraina merasakan dampaknya. Karena dampaknya sangat besar Chernobyl dianggap sebagai bencana lingkungan paling mengerikan di dunia.
